Utang saat ini menjadi gaya hidup kebanyakan
orang, karena hampir separuh masalah yang ditemui pada saat melakukan Financial
Check Up di AFC adalah besarnyaDebt Service Ratioatau
Rasio Cicilan.
Mari kita lihat beberapa langkah yang bisa kita
lakukan untuk membuat kita segera keluar dari pola hidup berutang:
1. Jujur pada diri sendiri.
Banyak orang hidup melebihi kemampuannya,
berpenghasilan Rp 5 juta namun hidup dengan life style Rp 10 juta, sehingga tidak heran cashflow minus setiap bulan ditutupi dengan hutang kartu
kredit, utang KTA, dan berbagai macam utang lainnya. Mungkin orang lain bisa
kita bohongi dengan penampilan kita, pakaian, mobil dangadget yang kita pakai, tapi hanya diri kita yang tahu
sebenarnya kondisi keuangan kita.
2. Miliki Tujuan keuangan.
Saat diberi informasi bahwa untuk mencapai Dana
Pensiun seorang klien, nilainya ternyata lebih kecil dari cicilan utangnya, ia
menjadi lebih semangat untuk segera melunasi utang-utang konsumtif yang
dimilikinya, begitu juga halnya dengan orang tua setelah tau berapa jumlah yang
harus diinvestasi untuk Dana Pendidikan anaknya mereka menyesal telah
menyia-nyiakan uang mereka untuk cicilan utang konsumtif selama ini.
3. Cek Aset yang kita miliki.
Ternyata banyak juga orang yang memiliki aset
untuk melunasi utangnya namun memilih tidak melunasi. Coba bayangkan jika kita
memiliki uang tunai di tabungan sebesar Rp 50 juta, namun memiliki hutang kartu
kredit Rp 10 juta? Kita hanya mendapatkan return 3-4% per tahun, namun harus membayar bunga 2-4% per
bulan atau 24-48% per tahun! Gunakan aset untuk melunasi utang dan alihkan
cicilan utang anda untuk tabungan dan investasi yang benar.
4. Belajar berkata tidak.
Penawaran saat ini ada di mana-mana, masuk
melalui sms, blackberry messenger, telepon, dari mulai menawarkan barang,
usaha/bisnis, kartu kredit, investasi, asuransi, hutang KTA, dsb. Pada saat
kita tidak bisa menolak sesuatu yang sebenarnya belum tentu kita butuhkan, maka
konsekuensinya akan ada biaya yang harus dikeluarkan, dan bertambah sulit jika
pembayaran dilakukan dengan autodebet credit card. Utang konsumtif bertambah tanpa akses dari kita dan
rutin. Jadi tegaslah berkata tidak, lakukan transaksi di mana anda yang
memiliki inisiatif.
5. Belajar berkata cukup.
Jika membeli satu barang saja sudah cukup maka
kita tidak perlu membeli selusin barang yang sama, dengan alasan selagi ada
diskon bagi pemegang kartu kredit tertentu. Diskon akan selalu ada, jadi tidak
perlu kuatir, karena buat apa menumpuk barang yang belum tentu digunakan dalam
waktu dekat bahkan kemungkinan bisa expired karena terlalu lama disimpan, ditumpuk dalam lemari
atau gudang.
6. Tingkatkan penghasilan/income.
Terkadang untuk menjadi kreatif perlu tantangan,
beban berat dari hutang sebenarnya bisa membuat seseorang menjadi lebih kreatif
untuk mencari alternatif income tambahan yang bisa dimulai dengan usaha yang
tidak memerlukan modal besar misal: bisnis online yang sesuai minat (fashion,
photography, food, automotive, stamps, dll).
Jika kita bisa menyicil hutang konsumtif selama
ini, yang based on experience jumlahnya tidak pernah kecil, maka sebenarnya
tanpa anda sadari anda memiliki kemampuan besar untuk berinvestasi dan mencapai
tujuan keuangan anda dimasa yang akan datang.
Kalau anda bisa hidup tenang tanpa utang kenapa
harus berutang?
( Yosephine P Tyas - detikFinance )
Sabtu, 21 April 2012
Selasa, 10 April 2012
Umat Islam Indonesia Bangkitlah !
Begitu banyak profokasi
dan propaganda yang dilakukan umat Kristen untuk memurtadkan umat Islam, semua
cara dilakukan, semua cara dihalalkan untuk memurtadkan umat Islam sehingga
menjadi pengikutnya.
Adapun cara-cara/strategi
orang-orang Kristen untuk memurtadkan umat Islam adalah sebagai berikut :
1. Membuat buku cetak atau buku elektronik (ebook) yang isinya untuk menjelek-jelekkan ajaran
Islam dan menjelek-jelekkan Nabi Muhammad dengan memutarbalikkkan fakta
berdasarkan penafsiran para pendeta, pastur, atau para theologi Kristen. Mereka
mengkemas menarik dengan membuat hiasan
kaligrafi arab pada jilidnya, memberi judul yang menarik seperti Haq dan Batil
yang isinya menjelek-jelekkan Nabi Muhammad dan ajaran Islam.
2. Membuat Video yang diunggah ke Youtube, yang menceritakan
orang Islam masuk Kristen karena bertemu dengan Yesus. Yang tidak masuk akal
adalah seorang wanita yang sedang sholat tahajud didatangi oleh Yesus sehingga
masuk Kristen, Seorang Imam Masjid yang masuk Kristen setelah didatangi Yesus,
Penampakkan Yesus di Padang sebelum adzan berkumandang. Padahal video tersebut
rekayasa semata. Para pemain dalam video tersebut adalah orang Kristen yang
memerankan Imam Masjid dan ibu yang sedang sholat tahajud. Sedangkan video penampakkan
Yesus di Padang dan Palembang hanya gambar rekayasa belaka.
3. Mendekati orang-orang Islam yang miskin untuk masuk agama
Kristen dengan imbalan sembako, uang, bea siswa atau sunatan masal. Orang-orang
miskin yang imannya lemah tanpa pinggir panjang mereka akan masuk agama
Kristen.
4. Menyuruh calo memungut anak jalanan untuk diserahkan ke
gereja dengan imbalan uang. Untuk seorang anak jalanan seorang calo diberi imbalan
30-50 ribu rupiah.
5. Menyuruh orang-orang Islam berjualan pernak pernik Kristen
,seperti : salib, telur paskah, cemara, patung bunda Maria, dan lain- lain.
Orang –orang Islam yang berjualan tersebut laku tidak laku setiap hari dibayar
Rp 25.000,00. Ini cukup menggiurkan bagi umat Islam yang imannya lemah.
6. Menghujat orang-orang Kristen yang masuk agama Islam.
Seperti yang dilakukan kepada Muhammad Yahya Waloni mantan pendeta yang masuk
Islam.Mereka
mengatakan Yahya gila, Yahya sesat dan menyuruhnya betobat untuk kembali ke
agama Kristen, dan para mualaf mantan Kristen lainnya mereka hujat
habis-habisan agar kembali ke agama Kristen.
. 7. Mencuci otak orang-orang Islam dengan dogma-dogma Kristen yang menyesatkan. Walaupun mereka tidak masuk Kristen, tetapi paling tidak pikirannya Kristen walau KTP- nya Islam, dengan berpikiran sekuler atau yang lebih dikenal dengan Islam Moderat. Para sekuler ini berpendapat semua agama baik dan benar. Ini jelas bertentangan dengan Islam, bahwa tidak ada agama yang benar kecuali agama Islam.
. 7. Mencuci otak orang-orang Islam dengan dogma-dogma Kristen yang menyesatkan. Walaupun mereka tidak masuk Kristen, tetapi paling tidak pikirannya Kristen walau KTP- nya Islam, dengan berpikiran sekuler atau yang lebih dikenal dengan Islam Moderat. Para sekuler ini berpendapat semua agama baik dan benar. Ini jelas bertentangan dengan Islam, bahwa tidak ada agama yang benar kecuali agama Islam.
8. Menyusup ke partai-partai politik untuk memperjuangkan
negara sekuler. Mereka membuat partai Kristen atau partai Katolik agar bisa
menjadikan Presiden Republik Indonesia seorang Kristen. Atau menyusup ke
partai-partai lain untuk menjadikan para calon presiden berpikiran Kristen,
sekuler atau Islam moderat, walau KTP-nya tetap Islam tetapi yang penting
pikirannya sesuai dengan kehendak orang-orang Kristen.
9. Membuka praktek dokter gratis. Seorang dokter yang juga
seorang pendeta/pastur membuka praktek dokter gratis yang sasarannya
orang-orang Islam yang miskin. Pasen sambil menunggu bisa makan minum gratis,
diperiksa gratis dan diberi obat. Sambil memeriksa sang dokter mendogmatis
pasennya dengan ajaran-ajaran Kristen.
10.Membuat sekolah gratis. Sekilas membantu pemerintah dalam mengentaskan kebodohan, tetapi ada misi terselubung yaitu untuk mengkristenkan orang-orang Islam yang miskin.
10.Membuat sekolah gratis. Sekilas membantu pemerintah dalam mengentaskan kebodohan, tetapi ada misi terselubung yaitu untuk mengkristenkan orang-orang Islam yang miskin.
Dalam agama Kristen
ternyata tidak ada toleransi seperti halnya umat Islam, karena dalam ajaran
Kristen mewajibkan pengikutnya untuk mengkristenkan orang-orang yang belum
masuk Kristen yang dalam agama mereka dikenal dengan domba tersesat. Apakah
kita sebagai umat Islam akan membiarkan saja usaha-usaha orang Kristen yang
ingin memurtadkan umat Islam. Mari kita berintrospeksi diri agar umat Islam di
Indonesia tidak semakin berkurang dari tahun ke tahun. Tentu saja kita juga
harus berusaha semampu kita.
Hal-hal Untuk Mencegah
Kristenisasi umat Islam di Indonesia
1. Bekali diri kita dengan lebih banyak mempelajari Al Qur’an
dan Al Hadist. Dan banyak membaca buku-buku karya para intelektual Islam, para
alim ulama. Serta memperbanyak mendengarkan ceramah dari para Kyai, Ustad dan
Ustadah baik secara langsung, di televisi, dan radio. Atau membacanya dari
majalah dan koran Islam.
2. Bila kita merasa belum menguasai ilmu agama Islam atau
iman kita masih lemah, jangan sekali-kali membaca buku yang menjelek-jelekkan
Islam dan membaca buku yang berbau Kristen. Jangan tertipu oleh jilid dan judul
buku yang seolah-olah Islami tetapi isinya menghujat Islam, bila sudah
terlanjur membukanya jangan lanjutkan membacanya segera hancurkan, bila ebook
hapus saja secara permanen. Jangan coba-coba membuka video di Youtube yang
menceritakan propaganda Kristen bila iman kita masih lemah.
3.Bila kita termasuk orang kaya atau orang yang mampu,
sisihkan penghasilan kita untuk memberi orang-orang miskin dengan zakat harta,
zakat penghasilan atau sekedar sedekah. Bila termasuk orang miskin bersabarlah,
karena kemiskinan di dunia hanya bersifat sementara atau sebentar. Biarlah di
dunia kita miskin harta yang penting kita mempunyai kekayaan iman dan akidah
yang tak ternilai harganya, bila kita sabar, beriman dan bertakwa Allah akan
menghadiahkan surga yang kenikmaannya tak akan terlintas dalam hati yang jauh
melebihi kenikmatan apapun di dunia. Dunia bersifat fana, sedangkan akhirat
kekal abadi.
4. Bagi orang-orang
Islam yang kaya harus peduli kepada nasib anak jalanan. Mereka bisa
membuat rumah singgah, membuat sekolah gratis dari TK sampai SMA kalau bisa sampai
perguruan tinggi, membuat pesantren modern gratis.
5.Orang-orang Islam tidak ada yang berdagang pernak pernik
Kristen. Sadarlah bila anda berjualan pernak pernik Kristen secara tidak
langsung anda telah menyebarkan ajaran Kristen, berarti anda telah mengakui
kebenaran Kristen.
Apalah
artinya uang Rp 25.000,00 bila akhirnya anda terjeumus ke jurang kesesatan yang
membawamu kepada kepedihan dan kesengseraan abadi.
Lebih
baik berganti berjualan pernak pernik Islam.
6. Kepada para mualaf
bersabarlah, pelajari , kaji dan amalkan ajaran Islam. Serta teruslah
berjuang di jalan Allah untuk tetap menegakkan agama Islam yang terbukti
kebenarannya. Jangan perdulikan hujatan orang-orang kafir, anggap saja anjing menggogong
kafilah berlalu. Bila perlu ajak mereka untuk memeluk Islam dengan kebenaran
Islam yang sudah terbukti.
7. Untuk para intelek atau kaum terpelajar Islam jangan
hanya mempelajari ilmu dunia saja, pelajari juga ilmu-ilmu agama Islam dari Al
Qur’an, Al Hadist dan buku-buku ajaran Islam lainnya. Masuklah ke dalam Islam
secara kaffah atau menyeluruh agar tidak mudah terpengaruh oleh ajaran Kristen
atau ajaran barat yang sekuler. Jangan hanya KTP-nya saja yang Islam, tetapi
prilkunya juga harus sesusai dengan ajaran Islam.
8. Untuk umat Islam di seluruh Indonesia, jangan memilih
partai Kristen/Katolik, atau partai lain yang berbau sekuler. Pilihlah partai
Islam atau partai yang memihak kepada umat Islam, atau paling tidak partai yang
tidak berbau sekuler kapitalis yang memihak kepada seluruh rakyat Indonesia.
Pilihlah pemimpin yang taat agamanya, yang amanah, yang sidiq, dan yang
pathonah, baik itu Presiden, Gubernur, Bupati/Walikota pada Pemilu maupun Pil Kada.
9. Kepada masyarakat Islam yang miskin jangan sekali-kali
berobat ke dokter gratis yang pendeta, apalagi kalau iman anda lemah anda akan
masuk ke golongannya
yaitu tanpa
sadar menganut agama Kristen, karena silau oleh kebaikan dokter pendeta
tersebut. Apakah anda rela menggadaikan agama dengan obat dan makanan yang
tidak seberapa dibandingkan dengan iman Islam yang tidak ternilai harganya ?!
10.Bagi orang tua jangan menyekolahkan anaknya ke sekolah
Kristen/Katolik, walau sekolah itu gratis. Sekolahkan saja ke sekolah umun
milik pemerintah, karena kini pemerintah menggratiskan bersekolah di SD/MI dan
SMP/Tsanawiyah, bahkan pemerintah berencana akan memberi sumbangan pendidikan
semacam BOS ke sekolah SMA dan SMK. Didiklah anak kita untuk belajar mengaji
sejak dini, tanamkan ajaran-ajaran Islam dengan mengajak sholat bersama, berdo’a
setiap mau makan, tidur, bangun tidur, dan do’a-do’a lainnya. Sehingga anak
mengenal Islam sekak kecil. Ini bisa kita ajari sendiri, bila repot serahkan ke
ustad atau ustadah untuk dididik ajaran Islam.
Itulah strategi Kristen
untuk memurtadkan umat Islam dan usaha-usaha untuk menangkalnya atau
menghentikannya. Agar usaha-usaha menghentikan permutadan umat Islam berhasil
diperlukan kesadaran, kesabaran, dan keberanian, serta pantang menyerah demi
tegaknya syariat Islam tetap hidup di Negara Republik Indonesia, Islam di
Indonesia tetap menjadi mayoritas dengan kwalitas yang lebih baik. Semoga Allah
SWT. Meridhoi dan memberi hidayah, serta
inayah kepada umat Islam Indonesia.
Minggu, 08 April 2012
KONSEP TRINITAS YANG MENGABURKAN KONSEP MONOTHEISME
Pendapat pendeta Teguh
Hindarto,M.Th. yang mengusulkan konsep
Tuhan Yang Esa dengan Tiga Maha Karya (Trinitas) yaitu :
-
Mencipta
dipanggil sebagai Bapak
-
Menyelamatkan
dipanggil sebagai Anak
-
Menghibur
dalam diri orang percaya disebut Roh Kudus
Pernyataan ini jelas ini
bertentangan dengan ajaran Nabi Isa yang mereka panggil Yesus yang menganut
monotheisme. Apalagi dengan ajaran Islam seperti yang tertera dalam Al Qur’an Surat Al Ikhlas :
Qulhuallahu ahad ( Katakanlah
Tuhan itu satu/esa) ayat 1 ; Lam yalid wa lam yuu lad (Dia tidak beranak dan
tidak diperanakkan) ayat 3, wa lam yakullahu kufuwan ahad. ( Dan tidak ada seorangpun yang
menyerupainya) ayat 4.
Jadi penjelasan anda
tentang Tuhan Yang Esa dengan tiga maha karya jelas bertentangan dan tak masuk
akal, karena mana mungkin tiga maha karya dengan tiga pribadi dan tiga bentuk
yang berbeda dikatakan Esa. Bila hanya satu dzat dengan satu panggilan walau
maha karyanya berbeda-beda baru itu namanya Esa, seperti Tuhannya orang Islam
yang dinamakan ALLAH, tiada Tuhan lain selain ALLAH. ALLAH mempunyai lebih dari
3 Maha Karya, malah ada 99 Maha Karya atau dalam Islam disebut sifat-sifat
Allah, namun karena dzatnya hanya satu tidak disebut 99, karena hanya sifatnya saja
bukan dzatNya yang berbeda tetap saja satu atau Esa. Seperti halnya seorang
manusia yang mempunyai lebih dari satu sifat tidak dikatakan terdapat dua atau
tiga orang, tetap saja satu.
Sedangkan Tiga Maha
Karya dalam Kristen terdapat dari tiga dzat yang berbeda yaitu yang mecipta dipanggil
Bapa dzatnya berbeda dengan yang menyelamatkan dengan panggilan Anak (Yesus) dan
berbeda dengan yang menghibur yang dipanggil Roh Kudus. Tiga dzat ini walau
bersatu tetap saja tidak dikatakan satu/esa tetapi tetap saja tiga. Ini sama
halnya dalam Agama Hindu yaitu Dewa Perusak disebut Syiwa, Dewa Pencipta
disebut Brahma, dan Dewa Pemelihara disebut Brahma yang kata mereka merupakan
TriTunggal yang merupakan satu kesatuan, ketiga Dewa tersebut dzatnya berbeda,
bentuknya juga berbeda dan sifatnya juga berbeda. Jadi kesimpulannya Agama
Kristen sama saja menganut ajaran Polytheisme seperti Agama Hindu, walau kitab
sucinya berbeda dan penyebarnya berbeda, karena memiliki lebih dari satu Tuhan.
Kalau ajaran Monotheisme hanya mempunyai 1 Tuhan, Tuhan Yang Maha Esa seperti
agama Yahudi, Agama yang dibawa Nabi Isa A.S. , dan Agama Islam.
Kamis, 22 Maret 2012
Mengapa Orang Kaya Semakin Kaya
Mengapa orang kaya
semakin kaya, kelas menengah bergumul terus, dan yang miskin bablas miskin.
Mengapa orang kaya
semakin kaya, karena begitu orang kaya penghasilannya bertambah besar maka gaya
hidupnya sementara tetap (menunda kesenangan).Penghasilan yang lebih ini
diinvestasikan kedalam asset (beli saham yang menghasilkan deviden, rumah kost
kost-an, ruko yang dikontrakkan, Mall yang disewakan, sarang walet, usaha-usaha
yang menghasilkan, dll).
Sedemikian sehingga
penghasilan mereka bertambah besar dan ketika penghasilan mereka bertambah
besar lagi, mereka investasikan lagi ke dalam asset tersebut diatas, sehingga
semakin kaya dan semakin kaya lagi.
Mengapa orang menengah
bergumul terus secara financial? Ketika orang menengah penghasilannya bertambah
besar maka dia mencicil rumah yang lebih besar, mobil yang lebih besar,
handphone yang lebih canggih, komputer yang lebih modern, televisi yang lebih
besar, audio yang lebih canggih dan banyak sekali uang untuk kewajiban sehingga
masuk kedalam pengeluaran.
Orang menengah ini bisa
memiliki rumah yang besar, mobil yang besar tapi tidak mempunyai uang yang
bekerja untuk dia. Dan seumur hidupnya menjadi budak uang karena membayar
cicilan semakin besar seumur hidupnya.
Mengapa orang miskin
bablas miskin ?Orang miskin tidak perduli seberapa besar pun penghasilannya
semua akan masuk ke pengeluaran.Contoh :Orang miskin begitu penghasilannya
bertambah besar mereka beli TV yang besar, beli jamnya yang mahal, beli hp yang
lebih baru, beli baju mahal, makan di restoran mewah, ikut keanggotaan fitness,
ikut asuransi yang tidak perlu, dll.
Pertanyaannya :
Bila penghasilan Anda bertambah besar, Anda belikan apa? Hal-hal yang menghasilkan uang lagi atau hal-hal yang menghabiskan uang.Silahkan dijawab, Anda yang tahu termasuk golongan manakah Anda? (Tung Desem Waringin)
Bila penghasilan Anda bertambah besar, Anda belikan apa? Hal-hal yang menghasilkan uang lagi atau hal-hal yang menghabiskan uang.Silahkan dijawab, Anda yang tahu termasuk golongan manakah Anda? (Tung Desem Waringin)
Semoga bermanfaat !
Jumat, 09 Maret 2012
10 Hal Yang Dapat Menghancurkan Keuangan Kita
Ketika keuangan kita sedang membaik, semua orang pasti
akan menginginkan keuangannya tetap stabil bahkan lebih meningkat dari
sebelumnya. Tetapi karena kebiasaan-kebiasaan buruk yang tidak kita sadari, jangankan keuangan
kita meningkat, stabil juga tidak malah keuangan kita jatuh terpuruk ke jurang
kebangkrutan dan kemiskinan, yang tinggal hanya utang kesana kesini.
Inilah
beberapa kebiasaan buruk yang dapat menghancurkan keuangan kita, yaitu :
1.
Berjudi
Orang berjudi menginginkan uangnya bertambah
berlipat ganda, tetapi kenyataannya berjudi lebih banyak kalahnya daripada daripada
menangnya.
Tidak ada orang kaya dari hasil berjudi
kecuali mungkin anda jadi bandarnya, tetapi tetap saja anda akan berurusan
dengan polisi, bila ketahuan anda ditangkap dan uang anda akan disita semua,
akhirnya anda bangkrut juga.
2.
Berspekulasi
Orang berspekulasi hampir sama dengan
berjudi, mengharapkan uang bertambah
dengan waktu relatip singkat. Orang berspekulasi biasanya tidak memperhitungkan
kerugianya kelak, yang dipikirkan hanya keuntungannya yang akan didapat kelak.
Misalnya ikut investasi di suatu lembaga keuangan karena tergiur keuntungan
yang ditawarkan yang tak mungkin didapat di lembaga keuangan yang resmi,
padahal lembaga keuangan itu fiktip belaka, setelah berhasil mengumpulkan
uangnya pimpinannya kabur entah ke mana.
3.
Bersikap Konsumtif
Biasanya orang yang konsumtif bukan membeli
barang yang dibutuhkan, tetapi membeli barang karena barang yang lama telah
ketinggalan. Biasanya orang konsumtif akan selalu memantau perkembangan barang
teknologi atau pakaian yang sedang trend. Misalnya mengganti HP lama dengan HP
baru karena HP baru lebih canggih, baik itu megapiksel pada kameranya maupun
sistem operasinya dan pitur lainnya yang lebih canggih. Orang konsumtif akan membeli
HP 3 – 4 kali dalam setahun. Kalau keuangannya berlebihan mungkin tak
berpengaruh, tetapi kalau keuangannya pas-pasan akan sangat mempengaruhi
keuangan anda.
4.
Terlalu Sering Makan
di Luar
Yang dimaksud makan di luar di sini, bukan
bawa makanan lalu dimakan di luar rumah, tetapi makan di restoran atau ke cafe.
Kalau hanya seminggu sekali mungkin tak akan menggangu keuangan anda. Apalagi
kalau kita sering makan di resetoran mewah atau restoran hotel berbintang,
berapa banyak uang yang kita keluarkan untuk sekali makan bersama keluarga di
restoran mewah. Bukankah bila memasak sendiri akan lebih hemat dibanding makan
restoran. Satu cangkir kopi saja harganya sekitar Rp 15.000,00 sampai Rp 25.000,00
apalagi kalau ingin mencicipi kopi luak satu gelas harganya Rp 150.000,00
sampai Rp 200.000,00. Belum lagi harga masakan-masakan lainnya.
5.
Terlalu Sering
Berdarmawisata
Berdarmawisata memang perlu untuk refresing
atau penyegaran, Kalau kita berdarmawisata hanya 1- 2 kali dalam setahun itu
wajar dan realistis asalkan kita anggarkan keuangan untuk darmawisata agar
tidak menggangu anggaran keuangan yang lain. Tetapi kita berdarmawiata sebulan
sekali atau seminggu sekali itu yang merusak keuangan kita, apalagi anggaran
untuk piknik tidak dianggarkan. Bukankah darmawisata itu memerlukan ongkos,
biaya makan dan minum, belum lagi oleh-oleh. Lebih parah bila kita
berdarmawisata ke tempat yang sangat jauh misalnya ke luar negeri ingin sekedar
shoping, seperti ke Singapura, Jepang, Australia, Perancis, dsb.
6.
Mempunyai Hobi yang
Mahal
Biasanya orang mempunyai hobi sesuatu tidak
memperdulikan barang koleksinya mahal atau murah, yang penting hatinya
terpuaskan dengan melakukan hobi tersebut. Tetapi kalau hobi kita menguras
kantong sedangkan penghasilan kita pas-pasan ini akan menimbulkan masalah pada
keuangan kita. Lebih baik mempunyai hobi yang dapat menguntungkan kita,
misalnya merangkai bunga, melukis, membuat kue, menulis, dan sebagainya yang
hasilnya bisa dijual atau paling tidak menguras isi dompet kita.
7.
Meminjamkan Uang ke Saudara
atau Teman
Bukannya kita tidak percaya kepada saudara
atau teman tidak akan mengembalikan uang yang kita pinjamkan. Tetapi biasanya
kita tidak enak dan tega menagih utang kepada saudara atau teman bila utangnya
tidak dibayar sesuai yang dijanjikannya.Boleh saja bila kita mampu
meminjamkannya dan mempengaruhi keuangan kita,
namun bila gaji/penghasilan kita pas-pasan kita memaksakan diri
meminjamkannya karena merasa tidak enak oleh keluarga/teman, ini yang akan jadi
masalah.
Apalagi bila kita meminjamkannya dalam jumlah
besar padahal uang itu seharusnya dipakai untuk membiayai sekolah anak kita,
akhirnya anak kita sekolahnya terlunta-lunta karena karena kurang biaya.
8. Membantu Saudara/Teman Tanpa Sepengatahuan Pasangan Kita.
Boleh-boleh saja kita membantu saudara/teman
tetapi kalau kita sudah berkeluarga harus minta persetujuan istri atau suami.
Bila kita membantu saudara/teman tanpa sepengetahuan pasangan kita akan
menimbulkan masalah dikemudian hari, apalagi kalau membantunya dalam jumlah
yang besar atau sering. Bila suatu saat ketahuan akan menimbulkan pertengkaran
yang berujung pada perceraian.
9.
Hobi Joged di Pangung
Orang yang berjoged di panggung ketika
pementasan organ tunggal atau orkes dangdut
biasanya tidak gratis. Biasanya orang yang berjoged harus mengeluarkan uang
untuk membayar penyanyi yang lebih dikenal dengan saweran. Satu kali saweran
biasnya menghabiskan sampai Rp 500.000,00 bahkan lebih, apalagi yang jogednya
merasa tersingi oleh yang lain dan ingin dijuluki raja sawer. Kalau kita hanya
berjoged di acara keluarga itu wajar-wajar saja, tetapi kalau kita berjoged di
panggung setiap ada acara organ tunggal atau orkes dangdut ini yang merusak
keuangan kita. Apalah arti nama kita sering disebut oleh penyanyi atau bahkan
bergelar Raja Sawer kalau keuangan kita menjadi terpuruk karena sering saweran
ke sinden atau penyanyi.
10.
Terlalu Royal Kepada Teman/Saudara
Boleh-boleh saja kita sesekali royal kepada
teman/saudara dengan cara mentraktirnya. Tetapi kalau keseringan mentraktir
teman/keluarga karena ingin disebut orang yang suka memberi, hal ini akan
merusak keuangan kita. Kalau kita
berumahtangga yang diutamakan adalah anak istri kita, bukan saudara apalagi
hanya teman. Orang lain enak-enak menikmati hasil jerih payah kita, maka
tidaklah etis bila anak istri kita terlantar. Orang lain yang kita traktir juga
akan mendekati kita kalau kita punya uang saja. Bila kita tidak punya uang
mereka akan meninggalkan kita. Ini adalah pertemanan yang sama sekali tidak
sehat dan tidak wajar.
Senin, 05 Maret 2012
HARTA JADI BAHAGIA ATAU PETAKA ?
Banyak orang yang tergila-gila dengan harta, siang jadi
malam malam jadi siang untuk mencari harta. Bahkan demi harta iman digadaikan
aqidah dikorbankan itu semua untuk menikmati manisnya kue harta. Harta telah
menjadi Tuhan mereka.
Mereka pergi ke tempat-tempat mistis demi gelimang harta,
mereka rela menjadi budak syetan, mereka rela menjadi budak siluman. Mereka
rela mengorbankan anak istrinya, mengorbankan saudaranya, dan mengorbankan
sahabatnya yang ada di alam pikirannya kemewahan duniawi. Mereka ingin
menikmati gedung yang megah dan indah, menunggang mobil mewah dan makan dengan hidangan yang serba enak.
Demi harta seorang istri mendorong suaminya yang bekerja
sebagai abdi negara alias PNS untuk menggelapkan uang negara atau korupsi,
apalagi kalau suaminya menduduki jabatan yang basah. Gaya hidup konsumtip
membuat mereka gelap mata. Soal uang halal atau haram mereka tidak perduli,
yang penting mendapat uang sebanyak-banyaknya.
Demi harta saudara
menjadi musuh, musuh menjadi saudara sal mau diajak kerjasama untuk meluluskan
keinginannya. Pertalian saudara jadi tidak berarti apa-apa dihadapan mereka
yang maniak harta. Anak membunuh ayah dan ibunya, cucu membunuh kakek dan
neneknya, pegawai membunuh atasan atau majikannya. Di otaknya hanya ada harta
dan harta. Semua cara dihalalkan yang penting mendapat harta yang banyak.
Tetapi benarkah setelah mereka mendapat banyak harta yang
diinginkan hidupnya menjadi bahagia ?
Ternyata hidup mereka hampa, hidup mereka tidak nyenyak karena takut
harta bendanya di bobol maiing. Karena yang paling ditakutkan orang kaya
seperti itu adalah kemiskinan. Karena mereka kaya dengan cara ilegal yang tidak
dibenarkan oleh hukum agama maupun hukum negara. Kadang kekayaannya hanya dinikmati selama
beberapa tahun saja, karena keburu ditangkap polisi atau KPK.
Sedang orang yang
mencari kekayaan secara mistis atau memuja syetan/ siluman bin
pesugihan, mereka kadang tidak menikmati hartanya seutuhnya, karena biasanya
ada pantangan khusus yang harus dihindari. Misalnya tidak bisa makan enak bagi
pesugihan ke buta ijo. Jadi apa gunanya kekayaan kalau makan hanya dengan sambal
dan kerupuk saja. Akhirnya semua kekayaan mereka hanya jadi petaka belaka,
hanya dipandang orang lain sebagai orang kaya. Jadi apa gunanya harta berlimpah
kalau kebahagian semakin menjauh. Ternyata kebahagiaan tidak bisa diukur oleh
berapa banyak harta seseorang.
Apakah salah menjadi orang kaya ? Tentu saja tidaklah
salah, bahkan dianjurkan. Orang kaya lebih baik dari orang miskin, karena orang
kaya tangannya selalu di atas dengan membantu orang miskin yang kesusahan.
Tetapi kekayaan itu harus diperoleh dengan cara yang halal dan benar, baik
secara hukum agama dan hukum negara. Kita hanya sebagai kran untuk menampung
kekayaan dan dialirkan kepada orang yang membutuhkan, apakah itu anak istri
kita, saudara kita, orang miskin, anak yatim piatu ataupun untuk sarana ibadah
dan pendidikan. Jadi caranya benar dan halal serta membelanjakannya dengan cara
yang benar pula.
Walaupun cara mendapatkannya benar dan halal, tetapi
membelanjakannya tidak dengan cara yang benar, saya yakin kebahagiaan hakiki
akan semakin menjauh yang ada hanya kebahagian semu belaka. Misalnya hanya
dipergunakan untuk kesenangan pribadi, berpoya-poya tanpa memperdulikan anak
istri, tanpa memperdulikan nasib saudaranya, apalagi fakir miskin dan anak
yatim piatu. Hidupnya hanya untuk bersenang-senang seolah-olah akan hidup
selama-lamanya, mereka berpesta pora di atas penderitaan saudaranya. Sedang
agama telah ditanggalkan dihatinya, yang tertera hanya tulisan di KTP, karena
di negara tercinta ini orang harus menganut agama tertentu dan tidak dibenarkan
atheis atau tidak mempercayai adanya Tuhan.
Mereka hidup seolah-olah mengejar
fatamorgana, semakin dikejar semakin menjauh. Karena hanya mengejar kenikmatan
duniawi yang sesaat, padahal hatinya terpuruk ke dalam jurang kehampaan dan
kegalauan. Secara tidak sadar mereka telah menyembah harta sebagai Tuhannya.
Harta hanyalah alat untuk
menuju kesejahteraan dan kebahagiaan, harta bukanlah Tuhan yang wajib
dipuja-puja, harta alat untuk memperat persaudaraan bukan membuat permusuhan,
harta alat untuk mencerdaskan bangsa bukan alat pembodohan bangsa. Harta adalah
untuk menuju kedamaian bukan membuat peperangan.
PERTOLONGAN PERTAMA PADA LUKA BAKAR RINGAN
Bil anda, anak
anda, istri/suami anda luka bakar jangan panik. Yang penting anda harus tetap
bersikap tenang supaya dapat berpikir positip. Kalau luka bakar ringan atau
hanya sedikit saja bagian tubuh yang terkena luka bakar, alangkah baiknya kita
melakukan pertolongan pertama terlebih dahulu, sebelum di bawa ke dokter,
klinik, Puskesmas, dan Rumah Sakit.
Adapun pertolonngan atau pengobatan luka bakar adalah
sebagai berikut :
1
Gunakan minyak ikan dengan cara dioleskan
kebagian luka dengan kapas secara merata.
2
Mentega/ Margarine dioleskan secara merata ke
bagian yang terkena luka bakar.
3
Minyak goreng dioleskan ke luka bakar secara
merata.
4
Bahan-bahan lainnya yang mengandung minyak alami
dari tumbuhan maupun hewan’
Bahan yang
tidak boleh digunakan untuk luka bakar adalah bahan-bahan yang mengandung air,
karena bahan-bahan yang mengandung air dapat menyebabkan luka bakar menjadi
bengkak atau berair , sehingga luka bakar akan sembuh dalam relatif lama bahkan
kalau tidak steril dapat menimbulkan infeksi. Bahan yang tidak boleh digunakan
adalah : kecap, air mentimun, telur mentah, dan es batu. Semoga dapat
bermanfaat !
Langganan:
Postingan (Atom)